Il Rosso pukul tujuh malam. Di dalam ruangan Vladimir ... sang empunya ruangan itu tampak sedang menatap Rafael yang berdiri di depan meja kerjanya. "Sekarang apa lagi, Sei Stupido?" gerutunya gemas. Sejak sebelum ia datang ke klubnya ini, Vladimir sudah berulang kali menerima laporan dari para bawahannya terkait dengan Isabel yang mulai bertingkah. Wanita itu pikir, hanya karena ia meminta kepada para bawahannya agar berhenti menyiksanya ... kini wanita itu bisa bertingkah seenaknya? Che Cazzo? Rafael menggaruk belakang kepalanya yang sama sekali tidak gatal. Merasakan hal yang sama dengan apa yang sedang Bosnya rasakan saat ini. Sialnya, ia harus menyampaikan pertanyaan yang telah diajukan oleh para bawahannya yang sedang menjaga Isabel pada Vladimir. Agar bawahannya itu tahu harus

