32. Penutup

1408 Kata

Beberapa bulan kemudian... Delta berlari tergopoh-gopoh melewati lorong rumah sakit. Wajahnya tampak sangat panik dan gusar. Ketakutannya terlihat jelas, takut jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Beberapa saat yang lalu, Delta mendapat telepon dari pembantu rumah tangganya jika Deana di bawa ke rumah sakit namun sialnya ia tidak bisa meninggalkan kelas karena sedang ada kuis. Di mata kuliah terakhir barulah Delta bisa bernapas lega dan langsung meninggalkan kelas. Ntah bagaimana, rasanya tangga menuju lantai 4 seperti tangga lantai 10. Lorong rumah sakit pun terasa begitu panjang mengular tak berujung. Ruangan 157. Delta langsung membuka pintu tersebut setelah pencarian yang cukup menguras tenaga. Saat membuka pintu, ketakutan dan kecemasan yang sedari tadi mendominasi otak dan

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN