“Ya, Arash. Aku mengerti. Kita harus menyusun rencana baru,” ucap Kennara sambil memperhatikan keadaan sekeliling, memastikan tidak ada yang mengenalinya dan mendengarkan percakapannya dengan Arash. “I'll be there. Ya, aku juga mencintaimu. Sampai ketemu,” tutupnya mengakhiri telepon. Setelah memastikan sekelilingnya aman, Kennara bangkit dari posisi duduknya, dan pergi dari cafe tersebut setelah sebelumnya membayar pesanannya lebih dulu. Tak perlu menunggu lama di depan cafe, taxi online yang sempat Kennara pesan pun datang. Ia langsung masuk ke dalam mobil dan taxi pun melesat membelah jalanan ibu kota menuju tempat tujuan Kennara. Sekitar satu setengah jam perjalanan, mobil yang ditumpangi oleh Kennara sampai di sebuah rumah yang sama, yang benerapa waktu belakangan sering ia ki

