"Ra di depan ada Sultan." Ratu yang sedang mencoret-coret di sketchbook menoleh. "Mau ngapain Pa?" "Nggak tahu. Bawa anak kecil juga, gemes tau." Ratu melihat Ayahnya terlihat begitu berbinar. Ratu tertawa. Ayahnya ini senang anak kecil, dulu sempat ingin memiliki beberapa anak tapi takdir ternyata memberikan hanya Ratu seorang di dalam hidup Ayahnya. Tuhan menitipkan hanya Ratu seorang untuk Ayahnya urus. Ratu bangkit mendekat ke arah Ayahnya lalu mengandeng keluar kamar. Sultan membawa anak kecil? Keponakan nya kah? Karena setahu Ratu, Sultan hanya memiliki satu keponakan. Keponakan yang membuat jantung Ratu ikut berdebar dua kali. "Anaknya pinter Ra." "Siapa Pa?" "Keponakan nya Sultan." "Oh yah?" "Iya. Sopan lagi anaknya." Ratu tersenyum menepuk lengan Ayahnya. "Kenapa Papa

