Part 116

1744 Kata

“Assalammualaikum,” suara oma terdengar dari luar kamar. Nayla dan Arman terkesiap dan berhenti bercanda. “Seperti suara ibu?” tanya Nayla. “Hm, tunggu sebentar.” Ujar Arman berjalan menuju pintiu “Waalaikum salam,” sahutnya membuka pintu lebar saat melihat ibu berdiri di sana. “Ibu, ada apa?” tanya Arman menatap ibu lekat. “Papa menunggu kamu dan Nayla di ruang keluarga,” ujar ibu balas menatap Arman.. “Hm? Sekarang?” tanya Arman masih enggan bertemu papanya. “Iya, sekarang,” ujar oma beranjak pergi. “Ada apa, Mas?” tanya Nayla mendekat. “Papa memanggil kita.” Jawab Arman menoleh. “Hm? Kita?” tanya Nayla meyakinkan dirinya tidak salah dengar. “Iya,” angguk Arman. “Ada masalah apa, ya, Mas?” “Entahlah, ibu tidak bilang. Tapi mungkin ada kaitannya dengan rencana kita

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN