Part 118

2106 Kata

“Bian, bangun! Ayo ke masjid bareng papa,” ujar Arman membangunkan Bian yang masih tidur pulas. “Iya, Pa,” sahut Bian berusaha membuka matanya. Langkahnya gontai menuju kamar mandi untuk berwudu. Sedangkan Nayla mengambil Hana dari boks baby lalu memandikannya. “Anak mama sudah wangi …” ujar Nayla mencium pipi Hana usai memandikannya. Gadis kecil itu tertawa riang menampakkan empat gigi kecilnya di bagian depan saat Mamanya memberi ASI. Jemari mungilnya menggenggam erat tangan mamanya, mata keduanya saling bertaut seolah berbicara tentang rasa di hati. Nayla tersenyum sembari bersenandung, menganggungkan kebesaran Allah dan bersalawat ke pada Rasusulullah. Sestelah merasa kenyang, Hana tertidur di pangkuan Nayla. “Hana bobok di sini dulu, ya, Sayang, Mama mau shalat dulu,” bisik

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN