"Ariana." Zavian menyapa sahabat dekat Kayla. Kebetulan dia baru selesai meeting di luar dan melihat Ariana duduk sendirian. "Oh, hai, Zavian." Ariana menyapa balik. Dia pernah beberapa kali bertemu Zavian dan banyak mendengar cerita tentang pria itu dari Kayla. Sahabat Kayla itu mempersilakan Zavian untuk duduk. "Kamu menunggu siapa?" tanya Zavian basa-basi. "Jangan bilang-bilang Kayla, ya." Ariana kemudian berbisik. "Aku sedang kencan buta, tapi orangnya belum datang." Zavian menahan senyumnya mendengar jawaban Ariana. "Oh, begitu rupanya. Sebaiknya aku segera pergi daripada teman kencanmu nanti salah paham." "Tidak apa-apa, masih setengah jam lagi dari jam yang kami tentukan. Santai saja, Vian." Ariana menyahut seraya melihat jam yang melingkar di tangannya. "Bagaimana kabar Ka

