24. Menghilang

1004 Kata

Zavian pulang ke rumah dengan perasaan campur aduk dan penuh kekhawatiran. Sejak siang tadi istrinya tidak bisa dihubungi. Bahkan rumahnya pun belum ada satu pun lampu yang menyala padahal hari sudah sore. "Kayla! Kayla!" Dia memanggil-manggil nama istrinya sambil berjalan menaiki tangga, berharap panggilannya dijawab, tapi tak ada suara Kayla yang menyahutnya. Zavian membuka pintu kamar dan tidak menemukan istrinya. Dia melihat pintu lemari yang tidak tertutup rapat. Ia berjalan mendekati lemari dengan detak jantung lebih cepat karena cemas. Dan benar saja, pakaian Kayla tidak ada di sana. Di lemari itu hanya tersisa pakaian milik Zavian. "Astaga! Kemana dia pergi?!" Buru-buru Zavian mengeluarkan ponsel dan mencoba menghubungi Kayla lagi, namun tetap saja ponsel sang istri tidak ak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN