86. Kecemburuan Rey

1460 Kata

"Maaf, kalau aku kelihatannya melampiaskan semua perasaan ku kepada kamu, tapi sejujurnya aku ini cemburu karena mereka bisa memenuhi keinginan dari anakku sedangkan aku sendiri tidak bisa melakukannya. " kata Rey sambil mengusap perut besar dari istrinya itu. Anjani mengangguk anggukkan kepala tanda ia paham dengan apa yang menjadi keresahan dari suaminya itu. "Anjani mengerti kok." kata Anjani sambil mengusap punggung tangan suaminya yang masih bertengger manis di perut besar istrinya itu. Ia seakan tidak bosan untuk mengelusnya dengan seduktif. "Ya udah bang, yang lalu biarlah berlalu, lagian abang juga ga bisa melawan takdir kan, mungkin yang kemarin itu emang takdir kita berdua untuk berpisah sementara. " kata Anjani sambil mendorong bahu suaminya agar suaminya melepaskan pelukanny

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN