Di Taman Lestari, Karan sedang fokus membuat storyboard di bangkunya, dikelilingi oleh sketsa dan tablet digital. Konsentrasinya pecah saat mendengar suara familiar memanggilnya. “Karan!” Ia menoleh dan melihat Theo berjalan mendekat, tapi bukan sendirian. Kali ini, Theo datang bersama seorang asisten koki muda yang membawa nampan besar berisi berbagai macam kue pastry cantik, croissant almond, tart buah mini, dan eclair cokelat. Sebelumnya, seorang staf lain sudah menyiapkan meja lipat kecil dan kain taplak putih persis di samping tempat duduk Karan. “Theo? Kamu sedang apa? Mau demo masak di sini?” tanya Karan heran, matanya beralih dari kue-kue itu ke Theo yang tersenyum lebar. “Nggak, aku nggak mau demo masak. Buat apa?” jawab Theo santai sambil mengatur posisi meja. “Aku hanya in

