Eps. 51 Mimpi Gila

1313 Kata

Rainer berbaring di tempat tidur dengan kedua tangan menjadi alas kepala, meski bantal empuk sudah tersedia. Pikirannya tak berhenti melayang ke momen di meja makan tadi, suara Karan yang lembut saat mengucapkan nama "Theo", ekspresi Sari yang khawatir, dan fakta bahwa pria itu adalah mantan kekasih Karan yang kini sukses menjadi chef terkenal. Theo? Dia chef terkenal? Eks Karan? Seperti apa dia? Pertanyaan-pertanyaan itu berputar-putar tanpa jawaban. Yang lebih mengusik adalah pertanyaan terakhir. 'Kenapa dia hadir justru saat aku mulai menyadari rasa ini?" Rainer berguling ke sisi kiri, lalu ke kanan. Guling ia remas tanpa sadar. Kegelisahan itu bukan hanya soal kehadiran Theo, tapi lebih pada pengakuan jujur dalam hatinya, perasaan yang mulai tumbuh untuk Karan bukan sekadar keakraban

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN