"Halo, Pak Baskara! Bapak ini nyadar nggak sih kalau anaknya hilang? Ditelepon dari tadi juga tidak diangkat!" Suaraku yang melengking tinggi tepat di depan meja kasir sukses membuat mbak-mbak kasir dan mas-mas petugas pengemas belanjaan terlonjak kaget. Bukan hanya mereka, seorang ibu berhijab lebar yang berdiri tepat di belakang antreanku pun sampai mengelus d**a berkali-kali sembari beristighfar pelan. Sebenarnya aku tidak bermaksud bertingkah barbar macam orang hutan di tengah pusat perbelanjaan yang ramai ini, tapi aku benar-benar gemas dengan keteledoran bapak satu anak ini. Rasanya emosiku sudah sampai ke ubun-ubun melihat Mikha yang dibiarkan tanpa pengawasan. "Ya Allah, Mbak. Kasihan itu loh anaknya, sampai kaget dengar Mbaknya teriak," tegur ibu di belakangku dengan suara lembu

