Bab 36. Kenangan Masa Kecil

1079 Kata

Pulang dari bulan madu kedua, Dafi semakin semangat bekerja. Dia mengawali harinya dengan sarapan bersama Zahwah. Pria itu terus saja senyum-senyum sendiri. Membuat Zahwah merasa penasaran padanya. “Kenapa sih, Mas dari tadi senyum terus?” “Enggak apa-apa kok. Cuma rasanya lagi bahagia banget gitu.” Kening Zahwah berkerut. Apa yang tidak diceritakan sang suami padanya. “Bahagia? Cerita dong, Mas, aku jadi penasaran banget ini.” “Ada deh. Kamu penasaran aja. Pokoknya rahasia. Kamu mau dianter enggak berangkat ke hotel?” Dafi menawarkan tumpangan untuk istrinya. “Mau banget. Bentar ya, Mas, aku ambil tas dulu.” Zahwah yang sudah selesai sarapan, merapikan meja dengan cepat. Piring-piring bekas sarapan akan dia cuci nanti. Dia mengambil tas karena takut ditinggal Dafi. Padahal, Daf

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN