BAB 34 - Janda Ungu

1787 Kata

Tok... Tok... Tok... Tanisha mengusap matanya, ia meregangkan otot-otot tubuhnya. Terdengar suara ketukan pintu kamarnya, matanya perlahan terbuka. Walaupun sangat berat Tanisha menyibakkan selimutnya. Ia duduk di pinggir kasur, mengumpulkan beberapa nyawa yang melayang. "Icha..." Suara ayahnya terdengar begitu nyaring dari balik pintu. Matanya menyipit menatap jam yang ada dinding, jam masih menunjukkan pukul 05.30 pagi. Di mana mata Tanisha masih sangat mengantuk karena semalam ia bergadang menonton drakor. "Icha bangun ayo kita olahraga, papa udah siap!" Tanisha mengacak-ngacak rambutnya frustasi, kenapa di hari liburnya harus bangun pagi dan lari pagi sama papa dudanya itu. Lama sekali Tanisha membuka pintunya, Farid pun yang tidak sabar akhirnya membuka pintu kamarnya. "Icha pa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN