BAB 45 - Rencana Menghamili

1341 Kata

Egar keluar dari pintu lift sambil membawa beberapa dokumen, ia berjalan menuju ruang kerja Sabda. Berjalan dengan santai, sambil menyugarkan rambutnya ke belakang, tak sedikit karyawan wanita terpesonanya dengan ketampanan Egar. Sebelum masuk ke ruang kerja Sabda, Egar menghampiri Sinta untuk menanyakan keberadaan Sabda. "Dia ada di dalam kan?" tanya Egar. "Bapak mau apa?" tanya Sinta. "Mau kasih dokumen ini, kenapa emangnya?" Tanya Egar sedikit curiga melihat gelagat Sinta. Sinta menggaruk kepalanya yang tidak gatal, dia bingung harus berbicara apa. Walaupun dia tidak suka dengan Tanisha anak magang itu. Tapi sinta sangat mengerti, gak enak rasanya di ganggu saat lagi nanggung-nanggungnya. "Kamu kenapa sih? Dia ada di dalam kan?" tanya Egar lagi. "Ada pak, biar saya aja yang kasih

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN