BAB 15- G ara-gara film biru

1757 Kata

Tanisha membaringkan tubuhnya di atas tempat tidur miliknya. Tatapannya tertuju ke atas langit-langit kamarnya, di mana bayang-bayang Sabda terus berputar di dalam pikirannya. Tatapannya, dan lembut bibirnya itu semua masih begitu terasa di bibirnya. Tanisha memegang bibirnya sendiri, degup jantungnya kembali tidak normal. Di dalam pikirannya, begitu rasanya ciuman. Tanisha memejamkan matanya, ia menutup wajah dengan ke dua tangannya. Dengan kaki di goyang-goyangkan tidak karuan. Wajah Tanisha masih memerah menahan malu, bisa-bisanya first kissnya di ambil perjaka tua. Apalagi saat Sabda pamit untuk bekerja, ia menyimpan nomornya di ponsel Tanisha. Lalu bilang, 'Kalau ada apa-apa, segera hubungi saya. Saya pergi kerja dulu, baik-baik di rumah.' Setelah itu Sabda mengusap puncak kepa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN