Setelah Sabda berhasil mengatakan perasaannya pada Tanisha. Tentu saja mereka tidak menyia-nyiakan momen romantis yang sedang mereka nikmati. Menginap satu malam di kapal pesiar, dan besok mengambil cuti sepertinya tidak masalah. Kini mereka berada di sebuah kamar dengan type presiden suit. Kamar yang mewah dan juga luas, Tanisha dan Sabda kini sedang berada di sebuah balkon yang menatap ke arah laut. "Om..." "Hmm..." Sabda lebih mengeratkan pelukannya pada Tanisha, melingkarkan tangannya pada perut Tanisha menikmati angin malam yang menerpa mereka. "Dingin hmm?" tanya Sabda. "Gak kan ada Om yang angetin aku," jawab Tanisha sambil sedikit tertawa, begitu juga dengan Sabda. Sabda meletakan dagunya pada pundak Tanisha. Menghirup aroma tubuh Tanisha dalam-dalam. "Om ih diem, jangan

