Setelah obrolan kemarin yang tidak jelas judulnya, Tanisha memutuskan untuk tidak memikirkan dan membahasnya lagi dengan Sabda. Pikirnya kalau, mungkin terlalu dini untuk mengungkap perasaan masing-masing. Walau mereka sudah melakukan hal yang iya-iya. Dan membuat Tanisha resah, ia tidak mau jatuh terlalu dalam seorang diri. Tanisha tidak bisa membayangkan, betapa sakitnya kalau ternyata hanya dia yang memakai perasaan. Tanisha berlari kecil dengan memakai earphone, ia memutuskan untuk berolahraga. Menenangkan pikirannya yang terus berputar tentang Sabda. Semalaman pun Tanisha tidak bisa tidur, hingga matanya sekarang seperti panda. Niat menghindar dari Sabda, sialnya mereka malah bertemu dengan Sabda. Memakai kaos oblong berwarna hitam yang pas di tubuhnya, hingga tampak bagaimana t

