Lima Puluh Lima

1250 Kata

Makan malam kali ini terasa begitu canggung bagi Nick, untuk pertama kalinya ia malah merasa bingung saat makan di apartemen dalam keadaan diam-diaman seperti sekarang. Sedari tadi Diara tidak banyak bicara, bahkan sejak ia bertemu gadis itu saat pulang dari kantor. Biasanya Diara selalu memulai obrolan ringan atau lainnya, tapi sekarang dia diam saja. Nick meminum minumannya sambil melihat Diara yang hanya fokus pada makanan, "setelah ini kamu bantu saya ya." Nick akhirnya buka suara pertama kali. Mendengar suara Nick membuat Diara angkat kepala, "apa mas?" "Besok saya ada urusan kerja ke luar kota sekitar dua hari dua malam. Tolong persiapkan barang-barang keperluan saya, karena malam ini ada kerjaan yang harus saya selesaikan untuk besok." Diara diam sejenak dan mengangguk, "baik

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN