Lima Puluh Enam

1019 Kata

Diara memasuki apartemen Nick malam ini dengan langkah ragu, ini adalah malam kedua ia tidak bertemu dengan tuannya itu. Ia melangkahkan kaki ke ruang tengah dan berakhir duduk di sofa biasanya Nick tempati jika ingin menonton televisi atau sekedar bersantai, padahal seingat Diara dulu pria itu jarang sekali keluar kamar. Tapi belakangan ini ia sering berada di ruang tengah bahkan hanya untuk sekedar duduk saja. Wanita itu melihat ke sekitar sambil menghembuskan napas pelan, "baru sebentar tapi rasanya aneh tidak bertemu dengan Mas Nick, padahal juga biasanya nggak ngapa-ngapain." Diara tersenyum kecil sambil mengusap belakang kepalanya, "apa disaat seperti ini aku boleh menanyakan kabarnya? Tapi apa gunanya? Lagipula itu juga akan terdengar aneh." * Nick bersandar di bahu ranjang kam

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN