Dua Minggu setelah kesepakatan mereka, Akhirnya Amira kembali kuliah lagi. Setiap hari Dimas akan mengantarnya, jika dia tidak sibuk di kantor, dia akan menunggu Amira sampai pulang lagi. Hari pertama kuliah berjalan lancar. Amira mengikuti kelas dengan baik, bertemu kembali dengan teman-temannya, dan menghabiskan waktu istirahat sambil berbincang ringan di kantin. Ketika jam kuliah usai, Dimas sudah menunggunya dengan mobil di luar kampus. “Kamu kelihatan sangat bahagia,” ujar Dimas sambil tersenyum begitu Amira berjalan mendekat. Ia lebih dulu membukakan pintu mobil untuknya. Amira menatapnya dengan mata yang berbinar cerah. “Aku ngerasa seperti hidup kembali, Mas. ” katanya jujur. “Terima kasih, ya.” Ia lalu masuk ke dalam mobil dengan hati ringan. Dimas ikut tersenyum mendengarny

