"Astaghfirullah!" Aysha berjengit sembari mengucap pelan. Ia bahkan tak menyadari sejak kapan bergandengan tangan dengan Byantara. Segera ia melepas genggamannya, menoleh galak sekilas pada wajah tanpa dosa Byantara yang juga tengah menoleh ke arahnya. Aysha mendekati sang ayah dan menyalami, demikian juga dengan Byantara. "Naik apa ke sini?" Tanya Samudra pada Byantara yang ia daulat untuk duduk di sampingnya. "Naik mobilnya Papi Arya, Om." Jawab Byantara sambil membenarkan posisi kursinya. "Byan mau pesan apa? Sekalian kita makan malam aja. Minta dihidang sehabis sholat maghrib, ya, Yah? Udah bentar lagi ini." Ara menawarkan sambil melihat jam di tangannya. "Iya, boleh juga." Jawab Samudra sambil meraih satu cup es kelapa muda yang dibawa Byantara tadi. "Kak Aysha, udah ada

