20. Rindu

1309 Kata

Aysha membulatkan matanya saat melihat motor Byantara telah terparkir nyaman di pinggiran carport rumahnya. 'Bukannya langsung pulang aja!' Dumelnya dalam hati. "Assalamualaikum," ucapnya pelan sambil memasuki rumah, toh, Aaron dan Aarav telah lebih dulu meneriakkan salam, maka Aysha tak ingin buang tenaga lagi. Matanya memindai ruang tamu dan ruang keluarga, tapi tak menemukan sosok yang ia cari. Memutuskan melanjutkan langkahnya ke arah tangga, ia ingin segera bersih-bersih dan merebahkan diri di kasurnya. Keram haidnya masih sesekali terasa dan enaknya memang dibawa tiduran sebentar sebelum kembali turun untuk makan siang. "Non, makan." Suara Mbok Aci dan ketukan di pintu membangunkan Aysha yang tak sengaja terlelap tidur. Awalnya ia hanya ingin rebahan sebentar, tapi ternyata

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN