Follow author juga ya.... Ketika sedang asyik ngobrol dengan orang tuanya. Deni menerima sebuah pesan dari istrinya yang berisikan bahwa Gea sedang pergi ke salon untuk perawatan. Dia tersenyum ketika istrinya mengatakan bahwa itu akan menjadi hadiah nanti malam untuknya. Mengingat bahwa besar harapan mereka berdua memiliki keturunan. Gea juga yang sudah siap dengan momen yang sangat mereka tunggu itu. Ditengah-tengah obrolan mereka mengenai Kelana, dia tersenyum. "Kamu kenapa sih senyum dari tadi? Gea godain kamu?" Deni mengangkat kepalanya dan menatap mamanya dan papanya. "Nggak, Ma, Pa. Ini Gea lagi izin pergi, jadi aku bisa istirahat juga di sini sambil nungguin dia," "Dia nyetir sendiri?" "Nggak, Ma. Aku nggak bolehin dia untuk pergi sendirian" Papanya memperbaiki posisi duduk

