Bab 46 - Hamil?

2445 Kata

Revina terduduk di tempat tidur dengan pikiran yang tak menentu. Setelah membaca pesan sekali lihat yang Tantika kirimkan, pikirannya jadi semakin kacau. Bagaimana ini? Bagaimana kalau mimpi buruknya sungguh menjadi nyata? Tantika hamil, bagaimana kalau dirinya juga? Sumpah demi apa pun ... ini benar-benar tidak lucu. Revina sampai menjatuhkan tiga buah test pack di tangannya karena tangannya seperti orang tremor. Ponselnya yang semula digenggam, sudah ia letakkan lagi di atas tempat tidur. Revina bukan hanya takut, tapi juga bingung. Bagaimana kalau dirinya juga hamil? “Enggak, nggak! Aku pasti salah lihat atau berhalusinasi!” gumam Revina seraya kembali meraih ponselnya. Saat hendak membaca ulang pesan yang Tantika kirimkan, sayangnya sudah tidak bisa lagi karena itu pesan yang hanya b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN