"Apa?!" Suara Ajeng memekik dari dalam kamar Tari. Dokter Wisnu yang memeriksa pun hanya mampu menghembuskan nafasnya pasrah. Ajeng menoleh sinis ke arah Gema yang ada di sampingnya. Menunggu penjelasan. "Saya nggak tau ini berapa bulan, lebih tepatnya sih harus periksa ke dokter kandungan." Ujar dokter Wisnu dengan jelas. "Tapi yang pasti, dia hamil." Ajeng memalingkan wajahnya kasar. Dia bingung harus berbuat apa sekarang. Terdapat empat orang selain Tari yang ada di dalam kamar wanita itu. Ada Ajeng, Gema dan dokter Wisnu tentu saja. Serta ada Mira yang berdiri di ujung sana. Tari mengulum bibirnya lemah. Pagi ini ia tidak sengaja pingsan di taman, untung saja ada Gema yang datang untuk menengoknya sebelum pergi ke kantor. Jadilah, wanita itu di tangani dengan cepat. Perasaan laki

