Suasana dalam kamar hotel itu begitu mencekam. Gema duduk di sofa bersama dengan Ajeng di sebelahnya. Sementara di depannya, ada Pak Arya yang sedang memangku laptop dengan tenang. "Gimana? Udah mikirin rencana nggak?" Ujarnya dengan sinis. Setelah mengetahui bahwa Papahnya membuat pengakuan ke wartawan dari Tari, Gema dengan cepat memberitahukan hal tersebut ke Ajeng. Wanita itu lebih khawatir dnegan keadaan Tari karena harus membaca semua artikel dan komentar tentang dirinya. Setelahnya telepon dari papahnya masuk, menuntut sebuah pertemuan untuk menyelesaikan hal ini. Dengan mempertimbangkan banyak hal, Gema dan Ajeng sepakat untuk bertemu dengan Pak Arya. Jadi di sini lah mereka bertiga, di sebuah kamar hotel yang mereka sewa hanya untuk membicarakan hal ini. "Kita kan keluarga,

