Setelah shalat ashar, rombongan kondangan pulang menggunakan kendaraan masing-masing. Hanya Bima Ardelio dan Shanum, selain Maria dan Grandong Teguh, yang bertahan di halaman vila. Selain itu, ketika Grandong Teguh dan Maria menggunakan sopir, tidak dengan Bima Ardelio. Bima Ardelio membiarkan sopirnya pulang bersama kedua orang tuanya, berikut kedua mbahnya. Agenda kali ini benar-benar Bima Ardelio fokuskan untuk bersama sang istri. Sekadar menyetir pun akan Bima Ardelio lakukan sendiri. “Kadang aku haran kepada laki-laki. Apakah berpisah dengan orang tua tidak membuat kalian sedih? Karena saat aku ditinggal orang tuaku setelah kita menikah saja, ... rasanya nyesek banget. Padahal aku tahu, kami masih bisa bertemu. Meski sekarang, ... aku benar-benar sudah enggak bisa bertemu bapak,” u