Emma terkesiap mendengar ucapan Brian. Ia tak ingin bercerai dengan Raven, tetapi apa yang dikatakan oleh Brian tidak semuanya salah. Orang tua Raven memang tak menyukai bayi ini, terutama ibu Raven. "Aku janji, aku bakal jadi ayah dan suami yang baik buat kalian," kata Brian lagi. Emma menggeleng. Ia tak bisa begini. Ia tak akan mengkhianati Raven. "Kamu jangan sembarangan bicara. Aku nggak akan pisah sama Raven." "Kamu jangan egois, Emma. Kamu nggak bisa korbanin bayi itu. Apa kamu mau dia jadi anak yang nggak disayang di keluarganya sendiri?" tanya Brian. Emma mengepalkan tangannya. Ia sudah cukup tenang jika membayangkan Raven yang penuh kasih sayang bisa membuat anaknya bahagia dan dicintai. Namun, ucapan Brian membuatnya meremang. Ia cemas jika bayinya akan diperlakukan tidak ba