Fhelicia cukup terkejut begitu berbalik badan, melihat sosok Valeria ada di balik pintu menatap sembari menyunggingkan senyum ke arahnya. Bukan hanya itu saja, wanita yang juga mantan kekasih Rayden itu tampak memegang pisau kecil di tangannya, bahkan sengaja mengunci pintu kamar agar tidak ada yang bisa keluar atau masuk untuk mengganggunya. Bisa dipastikan, mungkin Valeria sudah bersiap-siap untuk melukai siapa pun yang menemukannya. Atau memang secara khusus juga senjata tajam itu dipersiapkan untuk melukai Rayden ketika pulang ke rumah. Dan kebetulan, saat ini Fhelicia yang datang lebih dulu. "Kenapa? Kamu kaget lihat aku di sini?" tanya Valeria sambil tersenyum begitu mengerikan. Namun, Fhelicia tidak gentar. Bukannya takut atau cemas, ia malah santai menghadapi wanita gila yang ad