Kirana mengajak Dimas menuju sebuah hotel dan memesan kamar di sana. Menurut Kirana, Ryan masih belum mau berpisah dengannya karena Dimas pura-pura menciumnya tadi siang. Malam ini dia ingin membuat Ryan semakin membencinya sampai ke ubun-ubun. Keduanya duduk di kursi yang ada di kamar hotel itu. Kirana sendiri terlihat bingung. Entah apa yang akan dia rencanakan. "Jadi, kita mau ngapain di sini?" tanya Dimas pada Kirana yang dari wajahnya tampak bingung. "Bapak, bisa kan melakukan itu?" Kirana harap Dimas paham dengan ucapannya. Dimas mengerutkan dahi. Dia ingin menebak jika apa yang ingin dilakukan Kirana menjurus ke sana, tetapi dia tidak ingin mengambil kesimpulannya sendiri. "Melakukan apa? Hubungan suami istri?" tebak Dimas. "Iya itu. Bapak bisa, kan?" "Kamu mau melakukan