Bab 29

1164 Kata

Farah menata buket bunga di ruang makan, memastikan setiap tangkai tetap rapi dan kelopaknya tidak rusak. Cahaya pagi menembus jendela, menyoroti ruangan yang tenang, seolah memberi kesempatan bagi Farah untuk menenangkan pikirannya. Ia tahu, hari ini akan menjadi salah satu hari yang sulit. Kehadiran Amanda yang masih penuh rasa cemburu dan ketegangan dari Sabrina membuatnya harus selalu waspada, menjaga peran Sarah dengan cermat. Sebastian baru saja kembali dari ruang kerja setelah memastikan beberapa urusan rumah. Matanya menatap Farah sejenak, lalu kembali memeriksa dokumen yang dibawanya. Ia menyadari bahwa Farah masih memeriksa buket bunga, menata dan memperhatikannya dengan teliti. Tanpa berkata apa-apa, Sebastian duduk di sisi kursi Farah, menatapnya dengan tatapan hangat tapi pen

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN