Sarapan bersama. Hal yang selama ini jarang dilakukan Melisa. Biasanya Melisa akan langsung mengambil roti dan kabur dari sang mama untuk mengejar angkot. Namun kini, dia ditemani oleh Nava dan Rufus sarapan di meja makan berbentuk persegi panjang. Nava duduk di bagian ujung meja, sementara Rufus duduk di samping Melisa. Nava seperti sebelumnya, dia terlihat anggun dengan gaun biru laut lengkap dengan tudung di kepalanya yang berhias permata merah. Rufus pun sudah berganti dengan baju lengan panjang berwarna hitam lengkap dengan rompi kulit berwarna senada. Rambutnya terlihat berkilau diterpa cahaya pagi. ″Bagaimana tidurmu semalam?″ tanya Nava. ″Sangat nyenyak,″ jawab Melisa. Semalam Melisa benar-benar merasakan apa yang disebut dengan tidur nyenyak. Dia tidak pernah menyangka akan ti

