Patah Hati

1141 Words

Mobil yang dikendarai Kalvin akhirnya tiba di rumah Farel, Qurani yang sejak di perjalanan tadi banyak terdiam langsung pamitan masuk ke kamar dengan alasan lelah. "Kalian bertengkar?" tanya Farel, Betty yang berdiri di sampingnya menyenggol lengan suaminya itu dan melotot. "Aku hanya bertanya!" dengus Farel dengan suara rendah. Kalvin menggaruk kepalanya yang tak gatal, tidak Via ataupun Farel, kedua orang tua mereka itu sama-sama heran dengan sikap Qirani. "Enggak tau, Om. Kayaknya aku salah ngomong atau apa, tapi sepertinya Qirani memang sedang PMS!" katanya. BRAK! Mereka melonjak kaget mendengar suara daun pintu yang dibanting, dari arah kamar Qirani. "Dia benar-benar marah!" gumam Kalvin, tak paham dengan perasaan wanita. "Ya sudah, kalian ngobrol saja dulu. Jangan buru-buru

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD