Bunga masih agak kebingungan kala Bhadra Bawika bersikap layaknya seorang kekasih padanya, tapi demi menjaga agar adiknya tidak marah, Bunga Lilyana mengimbangi akting Bhadra Bawika dengan baik, meskipun dalam hatinya merasa sangat tidak enak, serasa jadi manusia tidak tahu diri, bagaimanapun juga, Bhadra Bawika sudah beristri, sadar ada yang tidak beres dengan Bunga Lilyana, Bhadra semakin menggila dengan cara merengkuh pinggang Bunga semakin erat. "Sayang, kau mau yang mana?! Yang bentuk hati ini? Atau bentuk Bunga Lily sesuai namamu ini? Sangat cantik semua! Hem?" Bhadra tidak berpura-pura kala memilihkan perhiasan untuk Bunga Lilyana, sengaja mau membahagiakan Bunga dan harapannya ... semoga gadis itu tidak sungkan apalagi takut meminta apapun darinya, calon suaminya. "Aku ... " mesk

