Bhadra Bawika yang sangat khawatir memikirkan Bunga Anindya, begitu saja meninggalkan Bunga Lilyana, terlalu panik. Dia cari keberadaan Bunga Anindya melalui ponselnya hingga sampailah di rumah kecil yang tempatnya jauh dari kota, Manaf juga sudah dihubungi oleh Bhadra agar segera menyusul ke tempat istri pertamanya. "Bima, sialaan!! Bukankah dulu dia sangat mencintai Bunga Anindya?! Kenapa sekarang mempersulitnya?" batinnya harap-harap cemas mendobrak rumah yang terlihat sudah tidak ada penghuninya. "Apakah mereka berdua tinggal di sini?!" pikirnya. Merasa tidak menemukan jawaban, Bhadra mendobrak sekali lagi dan langsung terbuka. Suasana rumah yang berantakan membuat murka dirinya, ingin menghabisi Bima jika sampai sesuatu yang buruk terjadi pada Bunga Anindya. "Bunga ..." panggilnya tan

