Bab 56. Jalan Ngangkang?

1966 Words

Tidak, bukan dibetot. Tapi diremas cukup kuat. Sentuhan itu datang tiba-tiba, tanpa aba-aba. Dan langsung mengirimkan sengatan ke seluruh tubuh Regantara. Matanya melotot refleks, napasnya tercekat di tenggorokan. Ada sensasi aneh yang menjalar dari perut ke kepala—mual, pusing, bercampur satu dalam detik yang terasa terlalu panjang untuk ditahan. Ya begitulah akibatnya jika telur belut diremas sekuat tenaga. Ia mencoba menahan reaksi. Mengatupkan rahang, memejamkan mata sejenak seolah dengan begitu tubuhnya bisa diajak kompromi. Namun sia-sia. Tubuhnya berkhianat, memberi sinyal kelemahan yang tak bisa ia sembunyikan. Belut mulai terkulai lemas. Laura menyipitkan mata, memperhatikan perubahan belut dengan rasa ingin tahu yang polos sekaligus menjengkelkan. Ada jeda singkat, la

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD