88. Mata yang Menghanyutkan

2446 Words

Di mobil dalam perjalan pulang menuju rumah Ry, Vio bertanya cemas, "Ry, lo baik-baik aja?" Ry tidak menanggapi pertanyaan Vio. Gadis itu hanya tertunduk memandangi maket dalam pangkuannya. Tingkah Ry sudah seperti ibu yang sedang meratapi anaknya ketika sakit. "Ry, jangan diem aja, dong!" Vio mengulurkan tangan ke samping dan mengguncang tangan Ry. "Ry, lo kenapa?" Ry mengembuskan napas kuat-kuat, kemudian menjawab lirih, "Ry syok, Vi. Lemes. Enggak tau harus gimana." "Gara-gara maketnya rusak?" tanya Vio iba. "Iya … aku bisa gagal TA kalo begini caranya," ujar Ry putus asa. "Kan bisa kita perbaiki, Ry,” hibur Vio. Dia bukan bermaksud menggampangkan persoalan Ry, hanya saja memangnya apa lagi yang bisa dilakukan selain memperbaikinya? Meminta Alsaki bertanggung jawab sama sekali b

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD