ingatan

1855 Words

Ziva merasa sangat khawatir karena Evans sepertinya sangat marah padanya.  Ia meminta Ema untuk mencari tahu dimana Evans saat ini.  Air mata Ziva menetes saat mengingat bagaimana ekspresi dan sikap Evans padanya ketika Evans mengetahuinya jika ia sedang mengandung buah hati mereka. "Tuan tidak mengangkat teleponya Nyonya" jelas Ema. "Hiks...hiks... Dia benar-benar marah padaku Ema,  aku harus bagaimana?" tanya Ziva. Ziva menteskan air matanya.  Ia tidak hanya takut Evans tidak menerima kehamilanya dan memintanya untuk menggugurkannya atau Evans akan memisahkan drinya dan anaknya. Tangis Ziva semakin keras membuat Ema khawatir. Ema berusaha menghubungi Evans berulang kali tapi tetap saja ponsel Evans saat ini bukanya hanya tidak diangkat tapi tidak aktif. "Aku  hanya ingin memastikan j

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD