Bab 58. Garis Dua

1001 Words

Happy Reading Yolla masuk ke kamarnya dengan langkah berat. Badannya lemas, kepala pusing, dan mual tiap pagi makin gak ketulungan. Sudah seminggu lebih begini. Tadinya dia kira cuma kecapekan karena kerjaan kantor yang numpuk. Lembur terus, makan gak teratur, ditambah begadang mengerjakan laporan yang harus dikumpulin sebelum deadline. Dia menjatuhkan tas kerjanya ke lantai dengan asal, lalu duduk di tepi ranjang. Tubuhnya terasa kosong, seakan energinya kesedot habis. Pikirannya mulai melayang-layang. Dia ingat betapa seringnya akhir-akhir ini dia merasa pusing, bahkan kadang sampai gemetar. Yolla menyandarkan tubuhnya ke bantal. Matanya terpejam sejenak, berharap rasa pusing itu hilang. Tapi mual di perutnya makin menjadi. Dia buru-buru bangkit dan lari ke kamar mandi. Rasa asam

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD