“Sayang? hei, bangun. Makan dulu…” Meida membuka matanya dengan tatapan yang terlihat lelah. Heran, Jarvis ini manusia atau serigala? Dia seperti hewan yang sedang mengalami musim kawin. Selama dua hari, Meida tidak bisa pergi kemana-mana. Makan juga dengan pakaian yang tidak lengkap. Jarvis benar-benar mengurungnya di apartemen dan mengajak Meida mengisi setiap sudut ruang dengan memory b*******h. “Meida…” “Hmmm?” “Bangun, makan dulu.” “Jam berapa ini?” Meida bahkan tidak sanggup membuka mata, rasanya sangat berat. “Udah jam 11, perut kamu kosong sejak semalam.” Ya siapa yang salah ketika mereka menonton film sambil menunggu makan malam tiba, tapi kemudian Jarvis malah menyerangnya. Membawa Meida ke kamar hingga satpam kembali ke pos dengan makanan yang mereka pesan. Pokoknya seti