BAB 61

1188 Words

Freya Callista bukanlah tipikal orang yang percaya pada konsep kebetulan. Bagi pola pikirnya yang dingin, rasional, dan terstruktur, setiap individu pasti memiliki alasan tersembunyi di balik setiap keputusan dan tindakan yang mereka ambil. Begitu pula dengan Althair Dewantara. Selama bertahun-tahun menduduki posisi sebagai residen chief di Departemen Bedah Saraf, Freya mengenal Althair sebagai sosok dokter yang sempurna namun tak tersentuh—dingin, disiplin, dan senantiasa menjaga jarak profesional yang sangat tegas dengan siapa pun. Althair tidak pernah membawa urusan pribadi ke dalam ranah rumah sakit. Pria itu tidak pernah memberikan perlakuan khusus kepada siapapun, dan yang paling utama, tidak pernah membiarkan perasaan personal memengaruhi keputusan klinisnya. Sampai akhirnya Zayn

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD