Jordan datang ke ruang kerja Darren, setelah seorang wanita mengizinkannya masuk. Wanita itu tidak lain adalah sekretaris Darren. Ia pun segera menemui Darren setelah beberapa saat menunggu. Dari mulai gedung, hingga ruangan tempat Darren tidak luput dari perhatian Jordan. Beberapa kali ia pun berdecak kagum dengan semua kekayaan yang dimiliki Darren. Jordan menyebutnya sebagai kekayaan, karena dilihat dari seberapa mewahnya gedung tersebut ia bisa menyimpulkan berapa jumlah kekayaan yang dimiliki Darren saat ini. "Silahkan duduk." Ucap Darren begitu Jordan sampai. Ia pun duduk di salah satu sofa berwarna cream, tidak jauh dari meja kerja Darren. "Ada perlu apa?" Tanya Darren lagi. Kedatangan Jordan patut dipertanyakan, sebab hubungan mereka tidak terlalu akrab atau lebih tepat disebu