Perasaan Bersalah

1607 Words

"Pastikan mereka tidak melakukan apa-apa, Bik Arta!" Xander terus menggeram sambil melotot kesal saat dengan terpaksa akhirnya ia membiarkan Andrew membawa Sena ke kamarnya. Sena sempat terus menoleh pada Xander, namun Xander juga tidak bisa berbuat banyak selain hanya memalingkan wajahnya seolah tidak peduli, padahal kenyataannya, Xander benar-benar gelisah saat ini. "Sialan! Tidur bersama! Apa maksudnya? Apa yang mau dia lakukan dengan Sena, hah?" geram Xander lagi. "Mereka tidak akan melakukan apa pun, Xander. Kau tenang saja!" Bik Arta nampak menenangkan Xander. "Aku tidak mau wanita sialan itu menyentuh Andrew, Bik!" Bik Arta pun mengangguk singkat sebelum akhirnya ia memberanikan diri bertanya. "Sebenarnya siapa wanita itu, Xander? Dia bukan Giana kan? Bibik pernah melihat fot

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD