Desahan di Dalam Gudang

1018 Words

Jantung Sena masih memacu kencang saat ia mendongak dan tatapannya bertemu dengan tatapan Xander dalam jarak yang begitu dekat. Untuk sesaat, tatapan mereka masih saling bertaut sebelum akhirnya Sena pun menyadari posisinya dan langsung mendorong Xander menjauh. "Apa yang kau lakukan?" seru Sena mempertahankan harga dirinya. Xander sendiri sontak melepaskan pelukannya dari Sena, namun ia pun langsung tidak terima dengan ucapan Sena. "Seharusnya aku yang bertanya padamu, apa yang kau lakukan, Sena? Apa kau berniat mencari perhatian padaku dengan tiba-tiba memelukku, hah?" "Siapa yang memelukmu? Aku hanya terkejut melihat tikus yang tiba-tiba berlari ke arahku! Yang benar saja di dalam perusahaan yang begitu bagus ternyata ada tikusnya." "Jangan ngawur, Sena! Aku tidak melihat tikus sa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD