Bab 66

554 Words

Beberapa menit setelah Tiana keluar dari kamar, suasana menjadi lebih sunyi. Namun keheningan itu bukan ketenangan—melainkan penuh ketegangan yang tidak diucapkan. Sarah masih terbaring. Wajahnya pucat. Matanya setengah terpejam. Sementara Javier duduk di sampingnya, tangannya masih menggenggam tangan Sarah dengan erat, seolah memastikan wanita itu benar-benar ada di sana dan tidak melemah lebih jauh. Tidak lama— suara langkah tergesa terdengar dari luar. Pintu kamar terbuka. Seorang dokter masuk bersama satu pelayan. Dokter itu langsung mendekat dengan tas medis di tangannya. “Permisi, Tuan.” Javier mengangguk singkat. “Periksa dia.” Nada suaranya tegas. Tanpa basa-basi. Dokter langsung bergerak ke sisi ranjang. “Selamat pagi, Nyonya.” Sarah membuka matanya sedikit. “Iya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD