“Hahaa … apa kau pikir aku sebejat itu untuk menyembunyikan wanita bersuami?” tanya Arkan sambil tertawa. Pria itu benar-benar tidak mengerti ke mana arah pembicaraan sepupunya. Namun, yang jelas saat ini yang terlintas di dalam pikirannya adalah Ara sudah tidak ada di rumah lagi. Apa perempuan itu kabur dari suaminya sendiri? Apa Ara sudah memutuskan untuk pergi dari suami seperti Bima? Jika memang itu terjadi tentu saja Arkan akan merasa sangat bersyukur. “Nggak perlu menutupi kebusukanmu! Apa kau pikir aku nggak tahu kalau kau mencintai istriku, Brengsekk?” tanya Bima telak. Akhirnya dia tidak bisa lagi untuk diam dan berpura-pura tidak tahu dengan perasaan Arkan pada istrinya. Namun, lawan bicaranya tidak terpengaruh dengan ucapan yang baru saja terlontar dari mulutnya. “Wooww

