BAB 101

1404 Words

Semua orang berkumpul di ruang tengah, menatap Claudya dalam balutan pakaian penari. Javier memberikan alat komunikasi dan juga kamera perekam yang ditempelkan pada tubuh gadis itu. “Kalau mereka memeriksa bagaimana?” tanya Claudya. “Tidak masalah. Kamera berada di saku. Bukankah terlihat seperti bros biasa?” Claudya mengangguk, mengusap bros berbentuk bunga yang tersemat di dadanya. Untuk alat komunikasi, ada headset nirkabel kecil yang menyatu dengan anting-anting. Alat-alat canggih itu didapatkan Javier entah dari mana. “Jangan gugup, aku ada di sana.” Alejandro sudah bersiap dengan seragam pengawal pribadi. Tampilannya persis seperti saat pesta di rumah Victor dengan tato di wajah dan kulit kecokelatan. Nathan tersenyum, menatap Claudya. “Aku akan ada di depan, siap dengan mobil.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD