"Jadi kamu punya simpanan?" Dean, kakak sepupu Aiden itu melongo mendengar pengakuannya. Mereka memang sudah sangat dekat sejak kecil, dan selalu berbagi rahasia kelam dalam hal apapun. "Kakak tau keadaanya kan? Aku ingin punya anak! Aku ingin--- perhatian. Dia bisa memberikan itu." Aiden menyesap alkoholnya. "Siapa wanita itu? Sudah berapa lama?" "Belum lama, jalan sebulan. Dia karyawan yang salah nulis harga surat penawaran. Aku pernah cerita ke kakak, kan? Bisa dibilang, aku memanfaatkan dia." "Kenapa tidak menceraikan Sofia dulu?" Dean kembali bertanya. "Tujuanku dengannya hanya untuk punya anak, tidak lebih!" "Yakin? Kamu baru saja berkata jika selain anak, dia memberimu perhatian. Dengan keadaan hatimu yang rapuh itu, apa iya kamu tidak jatuh cinta?" "Aku juga bingung. Aku lel

