Zelline menarik napasnya panjang melihat gedung pencakar langit di depannya. Dia menggenggam ID Card milik Azela dan meremasnya kuat, di jam ini dia sudah memastikan jika Leonid sudah pulang dan dia akan membuat perhitungan kepada Geza untuk setiap rasa sakit yang dirasakan oleh Azela. Jika Azela adalah orang yang tenang dalam menghadapi rasa sakit, maka berbanding terbalik dengan Zelline yang justru akan menggila dan melampiaskannya dengan membabi buta. Tentu dengan ID Card milik Azela yang ada di tangannya memudahkan aksesnya untuk memasuki gedung, ditambah penampilannya yang dia buat sama seperti style Azela membuat orang-orang awam tidak akan sadar jika dirinya bukan Azela. Begitu tiba di lantai apartement gedung itu, langkahnya tegap dan wajah tegas Zelline membuatnya terlih